suatu hari yang gue dan dia lalui seperti biasa, bedanya adalah hari ini gue ada technical meeting buat company visit ke sg senin depan, suatu percakapan yang dimulai dengan niatan untuk membantu teman yang sedang ditimpa masalah,
Kakak : “Kakak sih pengen banget bantu dek, apalagi kita ada simpenan uang hasil bisnis kan, tapi kita juga harus pikirin kapan uangnya dibalikin karena menurut kakak pasti itu orang ngulur-ngulur terus”
Gue : “Tapi kasian kak kalo kita ngga bantuin, that’s what friend are for, dia lagi butuh banget, pacarnya itu yang agak-agak ngga waras, minjem uang sebanyak itu dan ngga dibalik-balikin”
Kakak : “Iya, maaf ya dek, tapi temen kamu itu agak-agak silly juga, mau aja diporotin, masa sih dia ngga bisa mikir minjemin uang sebanyak itu buat pacarnya”
Gue : “Ya karena sayang, as simple as that kak!”
obrolan yang menurut gue patut juga buat dijadiin renungan, apa bener cinta itu buta? atau hati kita aja yang buta? :))
Siapa bilang mereka yang saat ini merasa sudah menemukan seseorang yang baik itu santai-santai dan bahagia-bahagia saja?
Mereka bahagia. Tapi mereka juga sama galaunya dengan orang-orang yang mungkin belum seberuntung dirinya. Mereka juga harus pandai menata hati.
Menata hati dari rasa takut…
(Source: rizkarahmanita)
Andrea Hirata dalam Edensor (via kuntawiaji
)
(Source: wznipradana, via kuntawiaji)
tau apa yang lucu dari gambar ini?
the boy is reaaaally like you! :D
(Source: nurizka-f, via kuntawiaji)
HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Abi Syaibah, dan Baihaqi
(via kuntawiaji)
(Source: ellanabilah, via kuntawiaji)